Dipaksa Sembuh

Barang apa yang saat ini begitu kita inginkan? Apakah kita benar-benar menginginkannya? Apakah kita yakin dengan memiliknya, hidup akan jauh lebih bahagia?

Jika saat ini kita bisa mendapatkannya, barangkali betul: kita akan merasa lebih bahagia.

Namun, tahukah kamu? Dalam satu atau tiga bulan ke depan, perasaan kita akan kembali ke keadaan semula. Kita akan menginginkan sesuatu yang lain, dan meyakini bahwa kita akan bahagia jika bisa memilikinya.

Ini adalah siklus yang tidak pernah berakhir.

Untungnya, sepertinya hal ini juga berlaku untuk kesedihan.

Saat merasa kehilangan …
Saat tiba-tiba ditinggalkan …
Saat mengalami keterpisahan …

Kita membayangkan kesedihan yang panjang: hari-hari penuh luka dan air mata. Tetapi, setelah waktu berlalu, ternyata kita baik-baik saja, bahkan mendapatkan banyak pengalaman baru.

Jadi, percayalah. Segala kesedihan yang saat ini mendera kita akan berlalu.

Tetapi, luka memang tak pernah bisa dipaksa sembuh. Selalu butuh waktu. Selalu butuh tunggu.

~

nurun ala
15/6/2020

Published by

nurun ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

2 thoughts on “Dipaksa Sembuh”

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s