Ketika Musim Telah Berganti

Pernah ada sepasang manusia yang saling jatuh cinta. Setiap jumpa memicu getar di dada. Senyum sapa menumbuhkan rasa. Dan hidup adalah taman penuh mekar bunga.

Jadilah mereka dua pribadi yang saling menitipkan diri. Menyepakati mimpi-mimpi. Bergenggaman tangan sambil berikrar, “Ini cinta sampai mati.”

Sepasang kehidupan yang saling mencukupkan.

Namun, cinta tanpa ikatan adalah cinta yang bermusim. Dan musim telah berganti. Antusiasme sudah mati. Kebersamaan dan mimpi-mimpi tak menarik lagi. Janji tinggal janji.

Kini, mereka satu sama lain hanyalah orang asing. Dan rindu, meski masih ada, adalah derita masing-masing.

~

nurun ala
11/9/2020

Published by

nurun ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s