Sedikit Jarak

Hidup seringkali membenturkan diri kita pada satu dinding masalah yang bukan cuma menghentikan langkah, tetapi juga menghalangi pandangan mata. Kita bingung, tak tahu harus berbuat apa. Rasanya, dinding itu terlalu kuat, besar, dan mustahil untuk dimusnahkan.

Pada saat-saat seperti itu, yang perlu kita lakukan barangkali hanyalah mengambil sedikit jarak. Agar bisa melihatnya lebih utuh.

Dengan begitu, kita akan sadar:

Ternyata, dinding masalah itu tak sebesar yang dibayangkan.

Dengan sedikit tambahan waktu dan tenaga, kita akan melompatinya. Atau, mendobraknya. Hingga dinding itu hancur porak poranda.

Jangan. Jangan dulu menyerah.

***

Telah terbit dalam buku jangan dulu patah (2019)

Published by

nurun ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

One thought on “Sedikit Jarak”

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s