Kesendirian

Kata Erich Fromm, kebutuhan manusia yang paling dalam adalah hasrat untuk mengatasi keterpisahannya. Atau, dengan kata lain, keluar dari penjara kesendirian.

Tentu saja setiap orang berhak tidak setuju. Tapi, coba sejenak kita merenung dan bayangkan …

Seandainya hari ini Tuhan memberi kita dua pilihan: satu, kita diberikan seisi dunia, tetapi benar-benar hidup sendiri di muka bumi ini; dua, kita diberi bekal hidup secukupnya, tetapi hidup berdua dengan manusia yang paling menyebalkan.

Kira-kira, mana yang akan kita pilih?

Published by

nurun ala

Laki-laki yang sedang belajar mencintai.

2 thoughts on “Kesendirian”

  1. Berdua dengan orang menyebalkan. Sekalipun manusia bergelimang harta pastilah ia manusia sosial dan penyayang. Sesebal apapun ia, jika terus bersama, keduanya pasti menyatu dalam sejuknya kehidupan😁

Leave a Reply to Yulia marta Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s