19 thoughts on “Ketika Pedagang Harus Menunggu Pak Jonan di Atas Rel”

  1. Hal yang serupa terjadi pada PKL di gerbang belakang kampus kecil ITB. PKL harusnya ditata, bukan digusur. 6 bulan lalu, Peraturan Mendagri tentang penataan dan pemberdayaan PKL dikeluarkan.

    Sekarang KM-ITB masih mengupayakan advokasi dengan pemda untuk relokasi PKL ke alun-alun atau wilayah lainnya. Di UI, ada rencana untuk relokasi PKL ke wilayah sekitar? Daerah kosan, mungkin?

  2. di balik kesulitan ada dua kemudahan…semoga para pedagang mendapatkan kemudahan-kemudahan itu, dan semoga ada tindak lanjut dari demo ini…entah advokasi/pencarian lahan dagang baru, pembinaan wirausaha online yang tidak memerlukan tempat..dsb

    Ingat temen-temen…dibalik kesulitan, ada dua kemudahan.

    Positive share is positive live.
    Do what you love, love what you do… and be alive

Tinggalkan Kesan...

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s