Apakah pernikahan menakutkan? Atau menyenangkan? Yang pasti, setiap pernikahan punya cerita.

Dan inilah kisah kami, apa adanya. Senang dan sedihnya. Jatuh dan bangunnya. Hangat dan dinginnya. Selamat membaca.

Gratis ongkir ke seluruh Indonesia Bayar Mudah Pakai QRIS

Dua cerita, satu perjalanan.

Ternyata Kita Belum Siap Nikah
TERBIT 2026 Buku baru

Ternyata Kita Belum Siap Nikah

Memoar 10 Tahun Pernikahan

Setelah sepuluh tahun, apa yang berubah? Azhar & Vidia menceritakan 10 pelajaran paling berharga dari 10 tahun berumah tangga. Tentang beratnya mendidik anak, kegiatan 'mengobrol' yang menjadi fondasi hubungan, ruang sendiri yang perlu diupayakan, berbagi tugas agar tetap waras, dan belajar bertengkar dengan benar.

Belajar Mencintai
TERBIT 2019 CETAK ULANG KEEMPAT

Belajar Mencintai

Memoar Tahun-Tahun Pertama Pernikahan

Azhar menikah di usia 20 tahun. Saat itu masih mahasiswa ilmu gizi yang bermimpi jadi penulis. Vidia seniornya di kampus, tiga tahun lebih tua. Ini cerita jatuh bangun mereka di tahun-tahun pertama pernikahan. Lelahnya pindah-pindah rumah, beratnya kehilangan ayah, keterampilan mencintai (keadaan ekonomi) yang masih payah. 

Paket Hemat · Pilihan Terbaik
Belajar Mencintai
Ternyata Kita Belum Siap Nikah

Koleksi keduanya, lengkapi ceritamu.

Cerita di awal-awal pernikahan, hingga gejolak yang dihadapi menuju sepuluh tahun pernikahan.

Rp 176.000 Rp 158.000
Pesan Paket Bundel

Kata Pembaca

Sudah dibaca, sudah dirasakan.

★★★★★
"Buku yang menyentuh. Mengalir, natural, serta Azhar banget lah. Favoritku justru bagian Vidia, sudut pandang perempuan sekali. Love."
A Azma Zakiyah Pembaca Belajar Mencintai · Goodreads
"Bergizi tinggi dan melebihi ekspektasi. Buat yang mau bertumbuh dan siap menjalani pekerjaan mencintai, buku ini sangat layak dijadikan teman perjalanan."
C Chairul Nisaa Pembaca Belajar Mencintai
"Buku ini cocok untukmu yang sedang mempersiapkan diri, untukmu yang pernah terluka, dan kamu yang sedang membina rumah tangga."
N Nanda Destiyani Pembaca Belajar Mencintai
Geser
Ebook Menulis Memoar
★ Bonus 200 Pemesan Pertama

Gratis ebook Menulis Memoar

Kuota masih tersedia

Sudah pesan?

Pantau pesananmu.

Cek Status Pesanan Hubungi kami via WhatsApp

Dari Halaman Buku

Sepenggal kalimat.

Tantangan ekonomi di awal pernikahan memang cukup berat. Tapi justru saat itulah, di tengah tekanan dan keterbatasan, kami mengeluarkan sifat asli masing-masing. Sehingga bisa saling mengenal lebih dalam, dan lebih jujur.
Aku selalu percaya pendakian berdua lebih membanggakan daripada perjumpaan di puncak dengan bendera kemenangan masing-masing.
Kalau sejak awal tak punya visi yang sama, perbedaan setipis apa pun bisa memicu pertengkaran. Dan kesalahan sekecil apa pun bisa mengobarkan api amarah yang pada akhirnya saling membakar. Lalu bubar.
Pasti ada seseorang di sana. Yang tersipu saat kamu memujinya. Dan hatimu bergetar kala menatapnya. Ia yang tak rela membiarkan sebelah tanganmu menepuk-nepuk udara. Ia menyambut sebelah tanganmu dengan tepukan, lalu terdengarlah suara cinta.
Pesan Paket Bundel

Tweaks

Palette
Font